Berhati-hatilah dalam melakukan amal ma'ruf nahi mungkar, jangan sampai memenggal ushuluddin dengan menegakkan furu'uddin!

Seperti jangan menggunakan kekerasan dan pemaksaan dalam memperaktekkan kewajiban-kewajiban syariat, yang menyebabkan seseorang jijik terhadap Agama, dan jangan sampai melukai kecintaan mereka kepada Allah, Rasul dan Ahlulbaitnya.

Pemuda milenial cenderung tidak suka diperintah dan dilarang, sebenarnya mereka berada dalam perjalanan.

Berinteraksilah dengan akhlak, sifat terpuji, niat dan doa untuk kebaikan mereka, serta giring mereka menuju tangga kesempurnaan.

Bentuk mereka menjadi pribadi yang menyukai shalat, bukan sekedar mengerjakan shalat.

Sebagian orang membuat orang meninggalkan shalat. Mereka dengan amal ma'ruf nahi mungkar yang berlebihan menyebabkan orang terganggung, yang justru menjadikannya menjauh.

Seperti orang yang menghadiri majlis imam Husein as, ketika dia keluar dari rumahnya dan berjalan ke majlis, untuk apa dia datang? Dia datang untuk imamnya, yakni imamah yang merupakan bagian dari ushuluddin.

Jika kamu dengan nada tak senonoh berbicara padanya. Kemudian ia sakit hati, dan tidak lagi datang. Apa yang telah kau lakukan?

Kamu telah memenggal ushuluddin dengan menegakkan furu'uddin!

Sheikh Ismail Daulabi