Ketahuilah, bahwasanya Allah Ta'ala memerintahkan orang-orang beriman agar selalu bersama orang-orang yang jujur.
Dan kejujuran itu adalah adanya kesesuaian antara ucapan, isi hati dan sesuatu yang diberitakan.
Konsisten dengan kejujuran baik dalam ucapan maupun perbuatan adalah akhlak yang mulia. Maka hendaklah kita meninggalkan dusta walaupun hanya sedikit.
Dan kejujuran itu adalah adanya kesesuaian antara ucapan, isi hati dan sesuatu yang diberitakan.
Konsisten dengan kejujuran baik dalam ucapan maupun perbuatan adalah akhlak yang mulia. Maka hendaklah kita meninggalkan dusta walaupun hanya sedikit.
عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطَعَامٍ فَعَرَضَ عَلَيْنَا، فَقُلْنَا: لَا نَشْتَهِيهِ، فَقَالَ: لَا تَجْمَعْنَ جُوعًا وَكَذِبًا. ابْنُ مَاجَةَ
Dari Asma binti Yazid radhiallahu 'anha berkata:
"Dihidangkan makanan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau menawarkannya kepada kami, namun kami mengatakan: Kami tidak selera".
Maka beliau pun bersabda: "Janganlah kalian mencampur rasa lapar dengan kedustaan" (HR. Ibnu Majah).
Mudah-mudahan Allah Ta'ala menganugerahkan kita semua kejujuran, yang dengannya kita dimasukan ke dalam surga-Nya.
✍🏻 Ust. Fuad Hamzah Baraba, Lc.
"Dihidangkan makanan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau menawarkannya kepada kami, namun kami mengatakan: Kami tidak selera".
Maka beliau pun bersabda: "Janganlah kalian mencampur rasa lapar dengan kedustaan" (HR. Ibnu Majah).
Mudah-mudahan Allah Ta'ala menganugerahkan kita semua kejujuran, yang dengannya kita dimasukan ke dalam surga-Nya.
✍🏻 Ust. Fuad Hamzah Baraba, Lc.

0 Comments